Iwan Manoppo

kabarbmr.com, Kotamobagu– Dua komissioner Komisi Pemilihan Umum Daerah Kota Kotamobagu masing-Masing Nova R. Tamon (Ketua) dan Amir Halatan (anggota), hari kamis (01/03/2018) dini hari, bertolak ke jakarta untuk melakukan konsultasi ke KPU-RI.

Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU Kotamobagu Iwan Manoppo kepada sejumlah awak media membeberkan masalah serius yang dikonsultasikan dua anggota KPU senior ini di Jakarta. “Ibu Nova dan Pak Amir berkonsultasi dengan KPU-RI kaitan dengan Rekomendasi Panwaslu Kota Kotamobagu kepada pihak KPU, untuk melakukan Verifikasi Faktual kembali terhadap dukungan Paslon lewat jalur perseorangan, di enam Desa dan Kelurahan,” ungkap Iwan.

Dirinya menjelaskan kalau Rekomendasi Panwaslu tersebut harus disikapi dengan seksama, sebab lahir dari Sidang Musyawarah Sengketa yang diajukan salah satu Paslon yang menginginkan Paslon No dua didiskuwalifikasi, namun yang diputuskan adalah Verifikasi Faktual Kembali di enam Desa dan Kelurahan.

“Karena itu, Ibu Nova dan Pak Amir bergegas ke Jakarta untuk berkonsultasi tentang permasalahan ini, dan nanti hasil dari Konsultasi tersebut yang akan ditindak lanjuti pihak KPU,” tutup Iwan.

Seperti di Ketahui, rabu (28/02/2018) Panwaslu Kota Kotamobagu dalam Keputusannya di Sidang Musyawarah Sengketa dimana Paslon Nomor urut satu TB-NK melalui kuasa hukumnya sebagai Pemohon, memberi Rekomendasi kepada Pihak KPU untuk Melakukan Verifikasi Faktual Ulang untuk dukungan terhadap Paslon JADI-JO di 6 (enam) desa dan kelurahan yaitu; Desa Pontodon, Moyag, Keluràhan Mogolaing, Molinow, Matali, dan Pobundayan selama lima hari. (Flo)

 

TIDAK ADA KOMENTAR