kabarbmr.com, Kotamobagu– Sengketa yang diajukan dua kontestan dipilkada Kota Kotamobagu tahun 2018 masing-masing Ir. Hj. Tatong Bara-Nayodo Koerniawan dan Drs. Hi. Jainudin Damopolii-Suharjo Makalalag melalui kuasa hukum masing-masing Paslon sebagai pemohon, dengan KPU Kota Kotamobagu sebagai Termohon, terus berlanjut.

Sidang Musyawarah Sengketa yang dilaksanakan Panwaslu selaku Lembaga Pengawas Pemilu ini, setidaknya sudah memasuki hari ke enam setelah hari ini Sabtu, (24/02/2018) kembali menggelar Sidang Musyawarah Sengketa di Hotel Sutan Raja Kota Kotamobagu.

Pantauan kabarbmr.com, sidang dimulai pukul 10.00 WITA dengan mendengarkan keterangan saksi dari Paslon TB-NK yang mempertanyakan keabsahan proses Verifikasi Faktual oleh PPS terhadap dukungan Calon Perseorangan. ” Ya, sidang untuk hari ini, masih seputar mendengarkan keterangan saksi,” ujar salah satu petugas Panwaslu menjawab pertanyaan awak media ini.

Sumber menambahkan, “Ada lebih dari sepuluh orang saksi dari Pemohon TB-NK, telah memberikan keterangannya dihadapan Sidang Musyawarah Sengketa.”

Sementara itu dari pihak KPU sendiri sebagai termohon, menghadirkan Seluruh PPS untuk memberi penjelasan atas keterangan para saksi.

Setelah saksi yang dihadirkan Pasangan TB-NK selesai memberi keterangan, giliran Paslon JADI-JO melalui kuasa hukumnya yang akan menyampaikan pokok sengketanya.

“Malam ini dihadapan Sidang, kami akan membuktikan Pokok sengketa  yang dikuwalifikasi sebagai pelanggaran berat karena bersifat Terstruktur, Sistematis dan Massif,” kata Veri Satria Dilapanga, memberi sedikit bocoran pada kabarbmr.com.

Masih menurut Kuasa Hukum JADI-JO ini, “salah satunya, terjadi mobilisasi besar pada masyarakat pendukung JADI-JO, untuk menarik formulir dukungan model B1. KWK. kami memiliki bukti itu, dan malam ini akan kami berkan kepada Pihak Panwaslu sebagai lembaga pengawas”, tutupnya.

Sampai berita ini Tayang, baik Panwaslu, KPU, maupun pihak kuasa hukum Paslon TB-NK, belum dapat dimintai keterangan media ini, sebab Sidang Musyawarah Sengketa masih berlangsung. (Flo)

 

 

 

TIDAK ADA KOMENTAR