Kabarbmr.com, Kotamobagu—Menghadapi Pemilihan Umum Tahun 2019, Komisi Pemilihan Umum Kota Kotamobagu terus melakukan berbagai persiapan. Salah satunya dengan mewacanakan Penataan Daerah Pemilihan di Kota Kotamobagu.

Setelah sebelumnya melakukan Rapat kerja bersama Parpol dan Tokoh Masyarakat pada tanggal 15 dan 16 Desember 2017 lalu, hari ini Jumat (09/02/2018) bertempat di Hotel Sutan Raja, Lembaga berjargon-kan “KPU Melayani” ini melakukan Uji Publik terhadap Parpol Peserta Pemilu dan Tokoh Masyarakat.

KPU Gelar Uji Publik Tentang Daerah Pemilihan, Ini Tanggapan Tokmas Dan Parpol. 27901881 10204321540115472 1248324278 o
Suasana Kegiatan Uji Publik Tentang Penataan Daerah Pemilihan Kota Kotamobagu

Diawal acara, Divisi Teknis KPUD Kota Kotamobagu Aditya L. Tegela mengatakan bahwa, “Beberapa waktu lalu, KPU Kotamobagu telah menyampaikan dua konsep Daerah Pemilihan Kepada KPU Provinsi sesuai masukan dari Parpol dan Tokmas. Dan setelah melakukan kajian secara teknis, KPU Provinsi lebih cenderung memilih opsi bahwa Kota Kotamobagu harus tetap dibagi menjadi tiga Daerah Pemilihan saja,” ungkap Adi.

Namun demikian lanjut Tegela, “Uji Publik tetap KPU lakukan supaya pandangan secara umum dari Parpol dan Elemen Masyarakat terkait Daerah Pemilihan ini, dapat kami rekam dan Publish, agar KPU Provinsi dan Pusat bisa melihat apa sesungguhnya yang menjadi keingin warga Kotamobagu terkait Daerah Pemilihan,” ujarnya.

Saat menyampaikan Pandangan tentang Dapil, Tokoh Masyarakat Genggulang Hairun Mokoginta mengatakan, “Kalau persoalan Dapil, mau tiga atau empat, bagi saya tidak ada masalah. Sebab siapapun nanti yang terpilih dipemilihan Legislatif, semua tergantung Allah S.W.T,” ujarnya saat menyimpulkan seluruh isi pemikirannya.

Berbeda dengan Hairun, Sekretaris Golkar Kota Kotamobagu Sudirman Mamonto tetap bersikukuh pada opsi empat Dapil. “Meski kita tahu bahwa pertemuan ini sulit merubah apa yang telah diputuskan KPU Provinsi, namun ada pertimbangan yang tidak terpikirkan KPU yakni Optimalisasi Pembangunan yang berbasis pada pemerataan wilayah,” ujar Mamonto.

Masih kata Sudirman, “meski DPR secara lembaga bertanggungjawab kepada masyarakat tanpa terkecuali, tetap saja Oknum-oknum DPR lebih mementingkan pembangunan di Daerah pemilihan dia. Untuk itu saya berpendapat bahwa dalam rangka pemerataan pembangunan, ada baiknya Kota kotamobagu ditata menjadi empat Daerah Pemilihan,” tutupnya.

Diketahui bahwa 3 (tiga) Daerah Pemilihan di Kota Kotamobagu meliputi Dapil Satu Gabungan Kecamatan Kotamobagu Utara dan Timur dengan jumlah alokasi kursi 10, Dapil Dua Kecamatan Kotamobagu Selatan 6 Kursi, dan Dapil Tiga Kecamatan Kotamobagu Barat berjumlah 9 kursi. (Flo)

TIDAK ADA KOMENTAR