Lurah Mongondow Rhin Paputungan saat memberi kesaksian tentang isi rekaman kepada Panwaslu Rabu Malam

Kabarbmr.com, Kota Kotamobagu—Panwaslu Kota Kotamobagu rupanya tak main-main melakukan pengusutan terhadap Temuan yang diduga mengandung unsur Pelanggaran Pilkada yang dilakukan oknum Aparatur Sipil Negara saat kegiatan Apel Pagi di Kantor Camat Kotamobagu Selatan senin lalu.

Setelah sebelumnya menerima keterangan tiga orang saksi masing-masing SD (Lurah Motoboi Kecil), FM (Seklur Motoboi Kecil), dan Ap (Lurah pobundayan) rabu siang, Panwaslu Kota Kotamobagu mendapatkan lagi keterangan dari satu orang yaitu Lurah Mongondow, Rhin Paputungan.

Usai memberi kesaksian rabu malam selama hampir dua Jam, kepada kabarbmr.com Lurah Perempuan ini menuturkan “Apa yang disampaikan Kabag Tapem pada apel pagi di Kantor Camat Kotamobagu Selatan, memang betul seperti isi rekaman yang diperdengarkan oleh Panwaslu kepada saya. Saat apel senin pagi itu, saya berada di barisan depan tepat di Belakang Pak Anas”, ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panwaslu Kota Kotamobagu Musly Mokoginta membeberkan bahwa “Rekaman yang berisi penyampaian Kabag Tapem Anas Tungkagi, mengandung unsur Pelanggaran sebab mengarahkan Aparat Desa untuk memilih salah satu Calon Walikota tertentu”.

Bahkan kata Musly, “ada nada pengancaman disitu dengan menyebut Perda No. 2 Tahun 2017 Tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Aparatur Desa. Intinya, bagi yang tidak Loyal akan menerima sangsi pemecatan”, kata Musly, memberi sedikit bocoran tentang isi rekaman.

“Saat ini, salinan rekaman tersebut sudah sampai ke Bawaslu Provinsi dan Bawaslu RI. Panwaslu Kota Kotamobagu masih akan terus melakukan pemeriksaan. Termasuk, Camat Kotamobagu Selatan akan kami mintai keterangannya sebagai saksi, dan Kabag Tapem yang diduga melakukan pelanggaran akan kami minta keterangannya. Kamis Pagi (07/12/2017 red), Surat Panggilan kedua akan kami kirim”, Tutup Doktor Hukum Pidana ini. (flo)

TIDAK ADA KOMENTAR