Amaludin Bahansubu

Kabarbmr.com, Kota Kotamobagu—Menindak lanjuti Peraturan Bersama antara Bawaslu RI, Kejaksaan Agung, dan Polri terkait Pengawasan dan Penindakan atas pelanggaran pada Pemilukada serentak serta Pemilu 2019 mendatang, Pimpinan Panwaslu Kota Kotamobagu masing-masing Musly Mokoginta, Amaludin Bahansubu, dan Herdi Dayow, mengikuti Rapat Koornidasi Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Sentra Gakumdu) selama tiga hari di Manado.

Kegiatan yang diagendakan Bawaslu Provinsi Sulut mulai tanggal 06 sampai dengan 08 Desember 2017 ini, membahas tentang Kesiapan Menghadapi Pemilukada dan Pemilihan Umum tahun 2019, yang menohok pada pencegahan dan penindakan Pelanggaran Pemilu berkategori Pidana.

“Agenda ini sangat penting, karena itu seluruh Anggota Panwaslu wajib hadir”, ujar salah satu pimpinan Panwaslu Amaludin Bahansubu yang membidangi Penindakan.

“Ada tiga kategori pelanggaran Pemilu. Yaitu, Pelanggaran yang sifatnya Administrasi, Kode Etik, dan Pidana”, Ujarnya. Amal menambahkan, “Khusus pelanggaran berkategori Pidana, Panwaslu tidak berkerja sendiri. Tetapi, ada Kejaksaan dan Kepolisian yang akan bersama-sama menangani,sejak kasus itu dilaporkan”, ungkap Amal.

“Untuk Kotamobagu sendiri, Sentra Gakumdu akan segera dibentuk. Sejak dilantik, Panwalu Kota Kotamobagu telah berkomunikasi dengan Kapolres dan Pihak Kejaksaan Negeri Bolmong”, seloroh Amal.

Lulusan Pasca Sarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini menuturkan, “Hal paling urgen dalam Sentra Gakumdu terutama dalam penindakan Pelanggaran Pemilu yang mengarah pada pidana”.

“Untuk itu selama tiga hari kedepan, kami Anggota Panwaslu akan fokus di kegiatan tersebut agar koordinasi antar lembaga yang melakukan pencegahan dan penindakan pelanggaran pemilukada khususnya bersifat Pidana, akan terpola secara baik”, tutupnya. (flo)

TIDAK ADA KOMENTAR