Suasana Komissoner KPU Saat Berdialog Dengan Peserta

Kabarbmr.com, Kota Kotamobagu—Gelaran Pilkada yang saat ini memasuki tahapan verifikasi Administrasi Bakal Calon lewat jalur perseorangan, membuat KPUD Kota Kotamobagu melaksanakan kegiatan sosiasilasi tahapan Pilkada ke seluruh Partai dan Peserta Pilwako Kota Kotamobagu tahun 2018.

Dilaksanakan di ruang Paloko Hotel Sutan Raja Kotamobagu, kegiatan dibuka langsung Ketua KPUD Kota Kotamobagu Nova R. Tamon sekitar pukul 11. WITA, selasa (30/XI) lengkap dengan seluruh personelnya. Selain membahas tentang tahapan dan jadwal Pilkada, kegiatan ini makin menohok pada hal teknis penyelenggaraan, ketika moderator membuka sesi dialog.

“Ada tiga tahapan dalam Proses verifikasi faktual untuk dukungan kepada Bakal Calon Perseorangan. Pertama; KPUD akan turun melakukan sensus. Jika yang bersangkutan tidak berada di tempat, maka masuk tahap kedua yaitu, LO dari Pasangan Calon Independen, mengumpulkan semua pendukung yang tidak ada tadi disalah satu tempat, dan KPUD datang ke situ untuk memverifikasi,” terang Adi menjawab pertanyaan dari Pak Frets yang hadir mewakili pasangan “jadi-jo”.

Adi melanjutkan, “Jika itu tidak bisa juga dilakukan oleh LO, maka Tahap ketiga, LO wajib mendatangkan pendukung Bakal Calon perseorangan tersebut ke Kantor KPUD untuk diverifikasi”, ujarnya. “Kalau tahap ketiga tidak lagi dilaksanakan sampai dengan batas akhir verifikasi faktual, maka dukungan dalam bentuk KTP dan Surat Keterangan yang bersangkutan, dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS)”, tutup adi.

Sementara itu, persoalan Daftar Pemilih Tetap yang jumlahnya sempat mengalami penuran dari Pemilu 2014 ke Pilgub 2015, oleh peserta juga ditanya apa penyebabnya. “terhitung sejak Pilkada Gubernur tahun 2015, DPT ditetapkan sudah berbasis pada KTP Elektronik”, tutur Komissioner Asep Sabar. “Malasahnya adalah, pada saat itu banyak masyarakat yang belum melakukan perekaman E-KTP”, tutup asep. (Flo)

TIDAK ADA KOMENTAR