Suasana sidang putusan gugatan penggarap lahan HGU Bolangat dan Babo pada tergugat 1 BPN Bolmong dan tergugat II Intervensi PT Karunia Kasih Indah (KKI) pengembang Sawit. Majelis hakim memenangkan tergugat 1 dan tergugat II Intervensi.

Kabarbmr.com, Manado—Gugatan dari sekitar 42 warga Desa Bolangat dan Desa Babo, Kecamatan Sangtombolang, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), atas lahan Hak Guna Usaha (HGU) setempat  yang kini dikuasai  PT Karunia Kasih Indah (KKI), ditolak oleh Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Manado, Senin (27/11/2017).

Tampak para penggugat dan pihak tergugat, mendengarkan dengan seksama putusan PTUN Manado.  PTUN Manado Tolak Gugatan Penggarap Lahan HGU Bolangat-Babo PTUN 2
Tampak para penggugat dan pihak tergugat, mendengarkan dengan seksama putusan PTUN Manado.

Majelis hakim diketuai Jamres Saraan, SH, MH dan anggota masing-masing Baharudin SH, MH dan Sanny Pattypeilohy SH, MH, dalam putusannya menyatakan bahwa gugatan tersebut premature dan kabur (Obscuur Libel).

“Majelis hakim menolak seluruhnya dalil dan pokok gugatan,’’tegas hakim ketua, Jamres Saraan, yang juga Ketua PTUN Manado, saat membacakan putusan bernomor 34/G/PTUN.Mdo.

Diketahui, puluhan penggarap lahan HGU Bolangat dan Babo, melalui kuasa hukumnya, Hirowash Malaini BAc, SH, menggugat pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bolmong, sebagai tergugat 1 dan tergugat II Intervensi yakni PT KKI.

BPN digugat atas terbitnya sertifikat Nomor 00051 dan Nomor 00052 atas lahan HGU yang kini dalam pengusahaan PT KKI.

Sedangkan PT KKI, digugat atas pengusahaannya pada lahan HGU bersertifikat tersebut.

Atas putusan majelis hakim itu, pihak kuasa hukum tergugat II Intervensi masing-masing Abdul Haris Junius Mokoginta, SH, Irfan Pakaya SH, MH dan Krido Sasmita A.M Sakali, SH, MH, mengatakan, keputusan yang dikeluarkan majelis hakim, sudah sesuai dan mencerminkan asas keterbukaan.

Para advokat ini menilai majelis hakim telah menjalankan fungsi kewenangannya sesuai Undang-Undang yang berlaku.

“Putusan PTUN yang telah memenangkan tergugat II Intervensi yakni PT Karunia Kasih Indah, yang menyatakan bahwa sertifikat Nomor 00051 dan Nomor 00052 yang dikeluarkan tergugat 1 yakni kantor Badan Pertanahan Nasional Bolmong adalah sah dan telah sesuai prosedur yang diamanatkan Undang-Undang yang berlaku, menurut kami telah mencerminkan asas keterbukaan. Majelis telah menjalankan fungsi dan kewenangannya sesuai Undang-Undang,’’kata Mokoginta.

Sementara itu, kuasa hukum penggugat, Hirowash Malaini BAc, SH, menyatakan pihaknya akan menempuh upaya hukum banding. “Kami akan ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara di Makassar. Kapan itu, kita lihat saja nanti,’’katanya.

Sidang putusan tersebut dihadiri tergugat 1 BPN Bolmong, puluhan penggarap lahan HGU Bolangat dan Babo serta pihak PT KKI yang mengutus Hem Mokoginta.(oni)

TIDAK ADA KOMENTAR