Tambang ilegal di kawasan pegunungan Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.

Kabarbmr.com, Kotamobagu—Ribuan hektar lahan di salah satu titik kawasan Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow, kini tercabik-cabik, menganga dan terancam ambrol.

Salah satu alat berat jenis Eskavator, disebut-sebut milik pengusaha Tole' dikerahkan di kawasan tambang ilegal Desa Bakan.  Aktifitas Tambang Tole’ tak Terkendali, Pencemaran Racun Ancam Desa Bakan Bakan 2
Salah satu alat berat jenis Eskavator, disebut-sebut milik pengusaha Tole’ dikerahkan di kawasan tambang ilegal Desa Bakan.

Pantauan langsung kabarbmr.com, baru-baru, ratusan pekerja tambang yang diduga kuat dikerahkan salah satu pengusaha tambang ‘kelas kakap’, disebut-sebut bernama Tole’, secara ilegal terus merangsek menggali material rep (tanah, bebatuan mengandung emas, red) di kawasan tersebut, untuk diolah dengan sistem siram dalam wadah bak menggunakan zat kimia berbahaya.

Kondisi tambang Ilegal kawasan pegunungan Bakan.  Aktifitas Tambang Tole’ tak Terkendali, Pencemaran Racun Ancam Desa Bakan Bakan 3
Kondisi tambang Ilegal kawasan pegunungan Bakan.

Menurut beberapa saksi mata dari warga, kondisi kawasan hutan itu kian rusak parah, ketika beberapa waktu lalu Tole’ mengerahkan sejumlah alat berat jenis eskavator memporak porandakan kawasan lahan, menggali sejumlah titik untuk mengambil rep.

Tak pelak, ekosisten di kawasan yang berada dekat obyek wisata air panas Bakan itu pun terganggu. Hujan yang terus mengguyur sejak sebulan terakhir membuat tanah di kawasan yang ditambang secara ilegal itu rawan longsor.

Suasan kawasan tambang ilegal di pegunungan Bakan.  Aktifitas Tambang Tole’ tak Terkendali, Pencemaran Racun Ancam Desa Bakan Bakan 4
Suasan kawasan tambang ilegal di pegunungan Bakan.

Kerusakan lingkungan dan pencemaran akibat pengolahan tambang secara tak terkendali di kawasan pegunungan itu, dikuatirkan bakal pula mengancam keselamatan warga Desa Bakan yang pemukimannya berada di kaki gunung.

MUSLIHAT KUASAI LAHAN

Bagaimana Tole’ si pengusaha tambang emas ini menguasai hampir sebagian lahan di kawasan Ulayat Desa Bakan? Pertanyaan ini acapkali diucap berbagai kalangan di Bolaang Mongondow Raya.

Penelusuran awak media ini, Tole’ menguasai sejumlah lahan hasil Talun (tumpasan, warga setempat, red)  dengan cara membeli dengan harga murah melalui ‘kaki tangannya’ yang disebut-sebut melibatkan beberapa aparat termasuk aparat desa.

Berbekal ‘surat jual beli’ plus kaart (denah lahan) yang dibuat menggunakan jasa aparat pemerintah desa setempat, Tole’ beraksi mencabik-cabik kawasan yang diklaim dibelinya itu.

PELANGGARAN UU 32/2009

Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Bolaang Mongondow, Ir Moh Yudha Rantung, kepada awak media ini, belum lama, mengatakan, jika dilihat dalam Undang-Undang Pengelolaaan Lingkungan Hidup (UU 32/2009), maka pemerintah dan masyarakat dapat melakukan Pengawasan terhadap adanya aktifitas yang mengubah lingkungan, seperti yang terjadi di kawasan Desa Bakan.

“Yang pemerintah lalukan adalah penegakan hukum administrasi. Pemerintah dapat memberikan sanksi diantaranya teguran tertulis termasuk paksaan pemerintah. Berkenaan dengan pelanggaran limbah dan lahan itu pidana yang wilayahnya kepolisian, karena berkaitan pula dengan obyek vital nasional,’’.(niq)

TIDAK ADA KOMENTAR