Ketua PWI Sulut, Drs Vouke Lontaan (kedua dari kanan), Sekretaris Dewan Kehormatan PWI Sulut, Jemmy Senduk, S.Sos, (pertama dari kanan) Muliadi Paputungan SAP (kedua dari kiri), Penasihat Hukum (PH) pengadu Adv. E.K Tindangen, SH, MH, saat konferensi pers malam tadi di hotel Quality Manado.

Kabarbmr.com, Manado—Sejumlah pelanggaran AD/ART Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dilakukan Supriyadi Dadu, Pemred Klikbmr, juga membuat PWI Sulut bersikap tegas tidak akan melakukan pendampingan hukum kepada bersangkutan.

“Kita bukan ‘lepas tangan’, ini sikap PWI. Kami dengar yang bersangkutan (Supriyadi Dadu, red) sudah menunjuk kuasa hukum menghadapi pengaduan atas tulisannya, itu hak dia secara hukum. PWI tidak mencampurinya,’’tegas Ketua PWI Sulut, Drs Vouke Lontaan didampingi Sekretaris Dewan Kehormatan PWI Sulut, Jemmy Senduk, S.Sos, Senin (19/06/2017) malam tadi.

Senada dengan Sekretaris Dewan Kehormatan PWI, Jemmy Senduk, Vouke yang juga wartawan Media Indonesia mengingatkan seluruh anggota PWI agar kasus Supriyadi Dadu menjadi pembelajaran. “Chek and recheck itu penting, tulisan news itu harus cover both side agar seimbang,’’ucapnya.(niq)

TIDAK ADA KOMENTAR