Ilustrasi

Kabarbmr.com, Manado—Laporan anggota DPRD Kota Kotamobagu, Muliadi Paputungan atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi Teknologi Elektronik (ITE), diduga dilakukan media online klikbmr.com, mulai bergulir di Direktorat Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Sulut, sejak awal pekan ini.

Legislator muda itu merasa keberatan, lantaran sebuah foto didokumentasikan isterinya Sitty Hardiyanti Mokoginta di facebook, telah secara sewenang-wenang dipreteli, diklaim, dan diterjemahkan sendiri dalam bentuk tulisan oleh redaksi klikbmr.com, lalu didistribusikan pengelola media itu ke berbagai grup facebook.

“Langkah hukum saya ini juga demi meredam emosi keluarga atas pendholiman, kesewenang-wenangan media tersebut,’’kata Muliadi kepada sejumlah awak media, di hotel Quality Manado, Rabu (07/06/2017).

Muliadi yang juga mantan pekerja media, pernah menjabat Departemen Head di sebuah koran grup Jawa Pos, telah menunjuk kuasa hukum Yudi Lantong.

“Saya minta kuasa hukum, maksimal (mengadvokasi kasus ini, red), proses penegakan hukum sebisanya marathon,’’tambahnya.

Yudi Lantong, dihubungi kabarbmr.com, Kamis (08/06/2017)  malam tadi, menyebut laporan bernomor: STTLP/414.a/VI/2017/SPKT, ditanda tangani Kepala SPKT Polda Sulut, Kompol Evodius Toliu.

Menurut Yudi, pihaknya mengajukan pasal 27 ayat 3 UU ITE, ancaman paling lama 4 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 750.000.000.

“Ini delik aduan, kami akan mencari bukti seluas-luasnya untuk membuktikan pasal tersebut,’’tegasnya.

Kata Yudi, Sub Dit Direskrimsus Polda Sulut, mulai memproses laporan itu. “ Dalam waktu dekat kami hadirkan dua saksi pelapor,’’tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi kepada Pemimpin Redaksi klikbmr.com, belum berhasil.(onieq)

TIDAK ADA KOMENTAR