Wasekjen PBH Lidik Krimsus RI, Ali Imran Aduka.

Kabarbmr.com, Kotamobagu—Baku komen di jejaring social, Facebook, berbuntut saling lapor di Polres Bolaang Mongondow (Bolmong), antara Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Kotamobagu, Sehan Ambaru dan Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Herson Mayulu, memantik perhatian lembaga pendampingan hukum.

Salah satunya dari Pusat Bantuan Hukum Lembaga Informasi Data Investigasi Korupsi dan Kriminal Khusus Republik Indonesia (PBH Lidik Krimsus RI).

Melalui Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen), Ali Imran Aduka, lembaga ini mengapresiasi langkah hukum yang ditempuh ASN dan Bupati Bolsel itu.

Menurut Ali, perselisihan paham yang diselesaikan melalui kepolisian sudah sangat tepat.

Agar persoalan tidak membesar dan akhirnya hanya akan merugikan kedua belah pihak.

“Kami apresiasi kedua belah pihak. Artinya Herson Mayulu dan Sehan Ambaru dewasa dan cerdas melihat persoalan ini, sehingga ketika keputusan keduanya kemudian melapor ke pihak kepolisian, maka itu adalah keputusun yang objektif dan rasional,’’kata lelaki simpatik ini.

Ia menambahkan, pihak kepolisian harus segera menseriusi laporan Sehan Ambaru dan Herson Mayulu, agar kisruh antara kedua belah pihak segera terselesaikan.

“Pihak Polres Bolaang Mongondow baiknya segera memanggil terlapor untuk kemudian di konfrontir,kasus ini cukup prinsipil karena menyangkut nama baik seorang ASN dan Kepala Daerah dalam hal ini Bupati,”tandasnya.(prd)

TIDAK ADA KOMENTAR