Anak-anak Palta FC Tabang.

Kabarbmr.com, Kotamobagu—Palta FC Tabang, tampil gemilang pada laga Open Turnamen Matali Cup se Bolaang Mongondow Raya (BMR), melawan Dinamo 08 Kopandakan, di stadion Nunuk Matali, Kamis (17/11/2016).

Sempat tertinggal 0-1 dari Dinamo 08 Kopandakan, tim Palta FC Tabang akhirnya mampu membenamkan tim besutan Dedy Popitod itu.

Pada laga babak pertama, menit 25, pendukung Palta FC Tabang sempat terhenyak oleh gol cepat Yodi Adati, hasil sontekan yang memanfaatkan kesalahan pemain belakang Palta FC.

Unggul 1-0, Dinamo 08 Kopandakan kian bergairah. Serangan gencar dari anak-anak Palta FC Tabang dikomando Kapten Harry F Doidi, top scorer Liga Kotamobagu, ke lini pertahanan Dinamo 08 Kopandakan, digagalkan barisan belakang Dinamo 08 dikordinir penjaga gawang, Bambang.

Skor 1-0 ini bertahan hingga peluit tanda berakhir pertandingan babak pertama dibunyikan.

Pada babak kedua, Palta FC lebih mengintensifkan serangan. Hasilnya, pada menit 65, Palta FC mendapat hadiah pinalti dari wasit, lantaran hands ball yang dilakukan pemain belakang Dinamo 08.

Sayangnya, eksekusi dilakukan Melky Runtukahu berhasil digagalkan penjaga gawang, Bambang. Menit 75, Palta FC lewat Excel Runtukahu—pemain besutan Rudy Manumpil, mampu memecah kebuntuan dengan aksi solo roundnya, berhasil menggetarkan gawang Bambang.

Skor kacamata, berubah pada menit 85. Excel, striker berusia 18 tahun ini kembali mencetak gol. Skor 2-1 untuk Palta FC bertahan hingga peluit akhir babak kedua dibunyikan.

Hasil ini, memastikan satu tiket ke putaran kedua bagi anak-anak Palta FC. Karena pertandingan berikut lawan Aruman Jaya, tinggal merebut juara Pool.

Sementara, bagi Dinamo 08, terdepak dari kompetisi Matali Cup, setelah sebelumnya kalah 4-0 lawan Aruman Jaya.

“Kami telah memberikan perlawanan maksimal. Buktinya sampai menit 75 kami tetap memimpin. Tapi Dewi Fortuna belum berpihak pada kami,’’kata pelatih Dinamo 08, Dedi Popitod.

Sementara, pelatih Palta FC, Rafik Mokoagow, mengatakan anak-anak masih mencari bentuk permainan. Karena baik pemain transfer maupun lokal masih beradaptasi. “Wajar sampai menit 75 kami tertinggal. Mudah-mudahan pertandingan kedepan lebih maksimal. Anak-anak harus lebih disiplin lagi,’’pungkasnya.(#)

Reporter: Asnawi Sangko

TIDAK ADA KOMENTAR