Ngabuburit

Kabarbmr.com—Sebagian umat Islam, memilih kegiatan membaca buku merupakan salah satu cara untuk mengisi waktu di bulan Ramadan. Hal itu membuat toko buku mengalami peningkatan penjualan Alquran dan novel Islami di awal Ramadan ini.
Hal itu seperti yang dirasakan oleh mahasiswa UGM, Damar. Dia mengaku senang mengisi puasa dengan membaca buku Islami. Mahasiswa jurusan Kimia tersebut menganggap membaca buku saat puasa juga merupakan ibadah karena menuntut ilmu.

“Saya paling sering membaca buku saat menunggu buka puasa,” ujarnya saat membeli buku berjudul Muhammad Sang Pewaris Hujan, terbitan Bentang, Sabtu (11/6), di toko buku Toga Mas, Kota Baru, Yogyakarta.

Supervisor toko buku Toga Mas Kota Baru, Hanafi mengatakan, bahwa penjualan Alquran dan novel Islami mengalami peningkatan signifikan di awal bulan Ramadan.

“Sejak awal puasa mengalami peningkatan penjualan 50 persen, terutama Alquran dan buku-buku tentang agama Islam,” ujarnya.

Dia menjelaskan lebih lanjut, selain karena momentum bulan puasa, faktor lain dari meningkatnya penjualan buku tersebut juga dikarenakan beberapa penerbit buku gencar memberlakukan promo. Penerbit buku-buku Islami seperti Mizan bahkan memberi diskon spesial.

“Seperti Mizan itu untuk pembelian buku di atas Rp 150.000 mendapatkan bonus Alquran keren,” ujar Hanafi.

Menurutnya, novel-novel atau bacaan Islami yang paling laris merupakan karya penulis-penulis terkenal. Di antara penulis tersebut ialah karya Emha Ainun Nadjib dan Lahtazan.

“Karya Cak Nun dan Lahtazan itu laris. Ada juga buku tentang bacaan salat atau cara membaca Iqro,” tuturnya.(#)

 

Sumber : Mc

TIDAK ADA KOMENTAR